Tuesday, November 29, 2011

Music My Soul

 Saya mempelajari alat musik mulai dari umur 10thn, kalau engga salah itu waktu kelas 4 SD, alat musik yang saya pelajari pertama nya Gitar, dan itu hanya sekedar iseng.. setiap pulang dari sekolah pasti engga pernah lupa untuk main gitar... (ini belajar sendiri lho, hanya di pandu dengan buku).. nah sudah terlalu serius mulai lah beranjak mengenali lagu-lagu Rock, POP, Blues, seperti MUSE , Dan Byrd , Phil Collins, dll... Tapi kalau lagu Indonesia nya seperti Coklat, Peterpan, Wayang, Chrisye dll..

Well, naik kelas 5 SD... nah baru disini mulai lagi belajar alat musik Keyboard sampai 7 bulan, mungkin itu sudah cukup yah, (ini mungkin Lhoo...) :D
Lanjut lagi orang tua membelikan alat musik Drum, okelah siapa takut..
dengan riang nya memainkan secara tidak teratur.. But, Drum itu untuk kakak, kirain untuk saya.. :D
mulai merasakan naik panggung / menunjunkan keahlian saya, #bbeeuuhh *sedikit Sombong*.... itu kelas 6 SD, memainkan Solo Keyboard di sebuah acara Ulang Tahun Pabrik Krakatau Steel, dengan PEDE nya saya naik panggung tidak ada rasa gugup sedikitpun. kalau merasakan panggung-panggung yang lainnya sudah tak terhitung.. hhe..hhe.. *sombong Lagi* :D




selain Keyboard & Gitar, saya juga pernah belajar alat musik Terompet di sekolah
SMP Madinatul Hadid Cilegon. karna begitu penasaran nya seperti apa rasa nya bermain alat musik tiup itu??
sesudah memahami cara menggunakan Terompet saya berhenti di Marching Band Gita Bhakti Krakatau.


Malam ini jam 23.46 sedang mendengarkan lagu Dan Byrd ~ Boulevard  Lagu ini mengingatkan saya sewaktu masih duduk di kelas 4 SD  (2004), saya mulai mempelajari lagu ini dengan alat musik Keyboard.
orang yang mengajari saya itu nama nya Bpk. Edi , beliau memberikan tata cara bermain keyboard dengan baik #sungguh serius, dan itu membuat saya gugup setiap kali latihan :)

nahh... sekarang cuma bisa gigit jari, karna keyboard nya sudah di jual, gara-gara sudah tidak ada yang mau pakai lagi..
semua alat musik yang ada dirumah sudah di pindahkan ke tempat saudara, Drum, Bazz, & gitar..
yasudah lah tak apa :(



malah sekarang pengen banget bisa nyanyiii...



















Hanya tinggal Gitar Prince Merah saja, sungguh rindu dengan Keyboard, Drum, Bazz...



udah yah cerita musik nya, sebenarnya ini masih ada yang kurang lengkap sih..
nanti deh saya edit lagi, sekarang mau pulang, makan, mandi & END !! :O *Tidur maksudnya* ..

Byee....







Wasalamualaikum wr.wb


Thursday, November 24, 2011

Aiu Rastian

Aku menyayanginya .
Meski ku tlah punya cinta .
Ku rela tak milikinya .
Dekat dengannya pun tak apa .

Namun apa maksudmu .
Merahasiakannya dariku .
Kau ambil dia .
Kau bungkam mulutnya .

Dari dia aku tahu
Siapa kau dibelakangku
Tak pernahku tau niatmu
Didepanku tak begitu

Tak ingin ku ingat kamu .
Kau bukan lagi yang dulu
Buang semua maafmu .
Biarku yang berlalu


Add caption

Monday, October 31, 2011

Jangan Pernah Menyesali Semua Perbuatan Yang Sudah Terjadi

Nama saya "Raden Mas Dicky Rizki Yanto Putra" Lahir di Tasikmalaya 24 Jully 1993 saya tinggal di Tasikmalaya sampai umur 4th bersama kakek dari Ibu (kedua orang tua berada di Cilegon), lalu pindah ke Cilegon tahun 1998 tepat di BBS II, anak ke 3 dari 3 bersaudara/bungsu (seseorang yang sangat menyukai musik Rock & Jazz).  saya hanya manusia biasa tetapi mempunyai cerita yang luar biasa (bagi saya). sewaktu kecil hidup saya tidak begitu menyenangkan, hanyalah bisa mengalah, mengalah dan mengalah dengan anak kedua/kakak... pada tahun 1999 bulan Jully hari pertama mulai masuk sekolah dasar di SDN 6 BBS II / SD blok-i. & waktu saya umur 8th kedua orang tua bermasalah yang setiap hari nya hanya bisa bertengkar karna kesalahan ibu saya yang mempunyai sangkutan dengan rentenir, sehingga menyebabkan mereka untuk berpisah (thn2002). Ke tiga anak pun mengikuti ayah, termasuk saya. Hal terakhir yang saya ingat ketika mereka ingin berpisah saya sedang duduk di  teras depan rumah, ayah bilang "ki kamu mau ikut ga?" jawab saya: "engga.. dicky mau dirumah aja" ayah: yasudah *sambil memberikan uang Rp.1000* .sampai tahun 2005 saya lulus dari SD, lanjut sekolah ke SMP Madinatul Hadid Cilegon, begitu banyak kenangan yang sangat indah di SMP semua kebaikan dan keburukan yang saya buat itulah tidak sengaja. dan sewaktu lulus SMP saya masih bermasalah, sampai berhadapan dengan kepala sekolah, karna menghina nama baik sekolah dengan mencorat-coret Rapot.
dari situ saya meminta maaf ke kepala sekolah, saya mengakui kesalahan saya. akhirnya seluruh staf dan karyawan mau memafkannya. dan melanjuti sekolah ke SMK YP Fatahilah Serdang, saya ambil jurusan Listrik.
di SMK YP Fatahilah saya hanya bertahan sampai 8 bulan karna begitu kecewa dengan sikap Orang tua yang tidak pasti untuk janji-janji nya. dan akhirnya saya putuskan untuk menganggur saja. saya menganggur sampai 16 bulan/ 1th 4bln.
saya menyesali hal itu, dan tahun 2010 saya mulai masuk sekolah kembali dari kelas X di SMK YP Krakatu Steel ambil jurusan Listrik juga sampai sekarang, kelas X masih ada yang nama nya bermasalah dengan sekolah tapi tidak begitu parah dari yang sebelumnya, hanyalah bolos dan kabur dari sekolah.selain sekolah saya pun bekerja di bidang komputer, begitu lelahnya yang saya rasa, setiap hari penuh aktifitas & saya Ihklas
Alhamdulilah naik kelas XI, semenjak naik kelas ini nilai-nilai Matematika mulai menurun tidak seperti kelas X, tidak tahu kenapa itu bisa terjadi, sudah di koreksi semua tetapi sampai sekarang belum ketemu titik dimana kesalahan nya.
ketika bertemu dengan teman semasa SD dan SMP, ada yang bertanya "Ki kamu sekarang kuliah apa udah kerja?" jawab saya: "Engga, saya masih sekolah" dia: kenapa? kok bisa?" saya: "mungkin ini sudah jalan nya" :)

Sekarang mulai menyadari bahwa semua perbuatan yang saya perbuat itu tidak baik tapi tidak semua nya,
Hidup memang tidak akan berwarna kalau tidak ada masalah !!

saya pun mempunyai cinta yang belum terbalas, Insya Allah kalau memang sudah miliku pasti datang dengan cara bagaimana pun.

Bila di masa kecil aku kurang bahagia, aku akan balas dendam dengan membuat anaku orang yang paling bahagia.